RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Mataraman
Mata Pelajaran : Kimia
Kelas / semester : X / 1
I. Standar Kompetensi :
1. Memahami struktur atom, sifat-sifat periodic unsur dan ikatan kimia.
II. Kompetensi Dasar :
1.1 Memahami struktur atom berdasarkan teori atom Bohr, sifat-sifat unsur , massa atom relatif dan sifat-sifat periodic unsur dalam table periodic serta menyadari keteraturannya , melalui pemahaman konfigurasi elektron.
III. Indikator :
· Menjelaskan perkembangan teori atom untuk menunjukkan kelemahan dan kelebihan masing-masing teori atom berdasarkan data percobaan. Atom
IV. Alokasi waktu :
3 x45 menit
V. Tujuan Pembelajaran :
Siswa mampu menjelaskan perkembangan teori atom untuk menunjukkan kelemahan dan kelebihan masing-masing teori atom berdasarkan data percobaan. atom
VI. Materi Dasar
· Perkembangan model atom .
1) Model atom Dalton
Ø Atom merupakan bagian terkecil dari suatu unsur
Ø Atom-atom unsur yang sama akan mempunyai sifat yang sama, dan atom-atom dari unsur yang berlainan akan berbeda sifatnya
2) Model atom Thomson
Ø Atom terdiri dari sebuah bola yang bermuatan positif dan elektron terdapat di dalam isi bola
3) Model atom Rutherford
Ø Atom terdiri dari inti yang di dalamnya terdapat proton yang bermuatan positif dan neutron netral sedangkan disekelilingnya terdapat elektron yang mengelilingi inti
4) Model atom Bohr
Ø Atom terdiri dari proton dan neutron pada inti, dan dikelilingi oleh elektron yang bergerak pada lintasan tertentu
Ø Elektron yang bergerak dapat menyerap energi bila berpindah ke tingkat energi yang lebih tinggi, dan dapat melepaskan energi bila berpindah ke tingkat energi yang lebih rendah
5) Model atom Modern
Ø Gerakan elektron di sekitar inti merupakan gerakan gelombang
VII. Metode Pembelajaran :
Diskusi kelompok , diskusi kelas
VIII. Kegiatan Pembelajaran :
Langkah-langkah pembelajaran :
· Kegiatan awal
a. Salam pembuka, mencek kehadiran siswa
b. Apersepsi : Guru mengingatkan kembali contoh- contoh atom .
c. Motivasi : Guru menanyakan kepada siswa tentang partikel-partikel dasar penyusun atom
· Kegiatan Inti
- Guru menyampaikan tujuan yang ingin dicapai.
- Guru membagi siswa ke dalam kelompok
- Guru meminta siswa untuk mengkaji literatur tentang perkembangan model atom.
- Guru menjelaskan tugas yang harus dikerjakan tiap kelompok.
- Dengan bantuan LKS secara berkelompok siswa menjelaskan perkembangan teori atom untuk menunjukkan kelemahan dan kelebihan masing-masing teori atom.
- Presentasi hasil kerja kelompok
· Kegiatan penutup :
- Guru menutup pelajaran dengan memberikan penekanan konsep
IX. Sumber Belajar
· Buku Kimia
· LKS
X. Penilaian
· Prosedur penilaian :
- Penilaian kognitif / pemahaman : test tertulis
- Psikomotor / praktik : pengamatan kerja
- Afektif : pengamatan sikap
· Alat penilaian :
- Penilaian kognitif / pemahaman : uraian
- Psikomotor / praktik : LKS
- Afektif : angket/ lembar interview
XI. Alat Penilaian Kognitif :
1. Atas dasarkan apakah J.J Thomson menyusun model atomnya ?
2. Menurut Rutherfort atom terdiri atas inti bermuatan positif dan elektron yang beredar mengelilingi inti . Bagaimana Rutherfort sampai kesimpulan ini ?
3. Apa sebab model atom Bohr dinyatakan gagal?
Pedoman Penskoran :
| No | Jawaban | Skor |
| 1. 2. 3. | Atas dasar penemuan adanya elektron, dan atom bersifat netral sehingga menurut Thomson bahwa atom terdiri atas materi bermuatan positif dan tersebar elektron bagaikan kismis. Menurut Rutherfort atom terdiri atas inti bermuatan positif dan elektron yang beredar megelilingi inti , didasarkan pada percobaan penghamburan sinar alfa dimana, 1. Sebagian besar partikel alfa dapat tembus melalui ruan hampa.H 2. Patikel alfa yang menuju inti atom dipantulkan karena inti berermuatan positif Teori atom berdasarkan spektrum unsur yang hanya berlaku pada unsur dengan nomor atom rendah | 1 1 1 1 1 1 |
| | Jumlah skor | 5 |
SKOR YANG DIPEROLEH
NILAI = -------------------------------------- X 100
SKOR MAXIMUM
Mengetahui, Mataraman, Agustus 2009
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Mataraman Guru Mata Pelajaran Kimia
H. Hardi Anwar, S.Pd Taufik Ridani S. Gais, S. Pd
NIP. 19580320 198103 1 010 NIP. 19770706 200312 1 005
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
A. Identitas
Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Mataraman
Mata Pelajaran : Kimia
Kelas / semester : X / 1
Standar Kompetensi :
1. Memahami struktur atom, sifat-sifat periodic unsur dan ikatan kimia.
Kompetensi Dasar :
Memahami struktur atom berdasarkan teori atom Bohr, sifat-sifat unsur , massa atom relatif dan sifat-sifat periodic unsur dalam table periodic serta menyadari keteraturannya , melalui pemahaman konfigurasi elektron.
Indikator :
1. Membedakan unsur logam , non logam dan metaloid.
2. Membandingkan perkembangan table periodic untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangannya.
3. Menjelaskan dasar pengelompokkan unsur.
Alokasi waktu : 3 x45’
B. Tujuan Pembelajaran :
Siswa dapat membedakan unsur logam dan non logam ,membandingkan
perkembangan table periodic unsur dan dapat menjelaskan dasar pengelompokan
unsur.
C. Materi Dasar
· Pengelompokkan unsur berdasarkan :
Ø Sifat logam dan non logam
Ø Hukum Dobereiner :
Apabila 3 unsur disusun menurut berdasarkan massa atomnya maka massa unsur kedua rata-rata unsur pertama dan ketiga.
Ø Hukum John Newland:
Apabila unsur disusun menurut kenaikan massa atomnya ,ternyata unsur yang berselisih delapan memiliki sifat yang mirip.
Ø Hukum periodic Mendeleev:
Apabila unsur disusun menurut kenaikan massa atommnya , maka sifat unsur akan terulang secara periodic.
Ø Hukum periodic Modern / Moseley:
apabila unsur disusun menurut kenaikan nomor atommnya , maka sifat unsur akan terulang secara periodic.
D. Metode Pembelajaran : Diskusi Kelompok.
E. Kegiatan Pembelajaran :
Langkah-langkah Pembelajaran
· Kegiatan awal
a. Apersepsi : Guru mengingatkan kembali nama unsur dan lambangnya.
b. Motivasi : Guru menanyakan pada siswa ,” bagaimana cara untuk mempermudah mempelajari unsur yang jumlahnya banyak ?”.
· Kegiatan Inti
a. Guru menyampaikan tujuan yang ingin dicapai.
b. Melalui contoh beberapa unsur yang ditampilkan guru, siswa membedakan unsur logam, non logam dan metalloid.
c. Guru membagi siswa dalam kelompok
d. Guru memberi kesempatan pada siswa untuk mengkaji literature tentang perkembangan table periodic.
e. Dengan bantuan LKS siswa membandingkan perkembangan table periodic untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangannya serta menjelaskan dasar pengelompokkannya.
f. Presentasi hasil kerja kelompok
· Kegiatan penutup :
Guru menutup pembelajaran dengan memberikan penekanan konsep
F. Sumber Belajar
· Buku Kimia
· LKS
· Tabel periodic unsur
G. Penilaian :
a. Prosedur penilaian :
1. Penilaian kognitif / pemahaman : test tertulis
2. Psikomotor / praktik : pengamatan kerja
3. Afektif : pengamatan sikap
b. Alat penilaian :
1. Penilaian kognitif / pemahaman : uraian
2. Psikomotor / praktik : LKS
3. Afektif : angket/ lembar interview
Alat penilaian kognitif :
1. Sebutkan ciri-ciri unsur logam dan non logam !
2. Jelaskan kelebihan pengelompokan unsur Mendelev
3. Apa dasar pengelompokan menurut system periodic modern
Pedoman Penskoran :
| No | Jawaban | Skor |
| 1. 2. 3. | Ciri- ciri unsur non logam : a. rapuh b. tidak mengkilap c. bersifat isolator d. kerapatan rendah e. oksidanya bersifat asam Ciri- ciri unsur logam : a. padat ( dapat ditempa ) b. mengkilap c. bersifat konduktor d. kerapatan tinggi e. oksidanya bersifat basa Kelebihan pengelompokan unsur edeleev : a. memiliki massa atom dan sifat yang lebih akurat b. dapat memprediksi sifat-sifat unsur yang belum ditemukan Dasar pengelompokkan sistem periodik moden adalah kenaikan nomor atom | 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 |
| | Jumlah skor | 13 |
SKOR YANG DIPEROLEH
NILAI = -------------------------------------- X 100
SKOR MAXIMUM
Mengetahui, Mataraman, Agustus 2009
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Mataraman Guru Mata Pelajaran Kimia
H. Hardi Anwar, S.Pd Taufik Ridani S. Gais, S. Pd
NIP. 19580320 198103 1 010 NIP. 19770706 200312 1 005
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Identitas
Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Mataraman
Mata Pelajaran : Kimia
Kelas / semester : X / 1
I. STANDAR KOMPETENSI :
1. Memahami struktur atom, sifat-sifat periodic unsur dan ikatan kimia.
II. KOMPETENSI DASAR :
Memahami struktur atom berdasarkan teori atom Bohr, sifat-sifat, massa atom relatif dan sifat-sifat periodic unsur dalam table periodic serta menyadari keteraturannya, melalui pemahaman konfigurasi elektron.
III. INDIKATOR :
· Menentukan pertikel dasar penyusun atom
· Menentukan konfigurasi elektron dan elektron valensi
· Menentukan hubungan konfigurasi elektron dengan dengan letak unsur dalam tabel periodik
· Menentukan massa atom relatif berdasarkan table periodic
· Mengklasifikasikan unsur ke dalam isotop, isobar dan isoton
IV. ALOKASI WAKTU : 3 X45MENIT
V. Tujuan Pembelajaran :
Siswa mampu menentukan partikel dasar atom, konfigurasi elektron, elektron valensi dan letak unsur dalam Sistem Periodik Unsur dan mengklasifikasikan unsur kedalam isotop, isobar dan isoton .
VI. Materi Dasar
· Partikel dasar atom meliputi proton, elektron dan netron
· Konfigurasi elektron menyatakan susunan elektron dalam kulit atom.
· Elektron valensi adalah elektron yang terdapat pada kulit keluar.
· Jumlah elektron valensi menunjukkan nomor golongan dan jumlah kulit yang terisi elektron menunjukkan nomor periode dalam table periodic unsur
· Isotop adalah unsur –unsur yang mempunyai nomor atom sama tetapi massanya berbeda
· Isobar adalah unsur- unsur yang mempunyai nomor massa sama
· Isoton adalah unsur-unsur yang mempunyai jumlah netron yang sama.
VII. METODE :
Diskusi Kelas
VIII. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Langkah-langkah pembelajaran
· Kegiatan awal
a. Salam pembuka : mencek kehadiran siswa
b. Apersepsi : Guru mengingatkan kembali beberapa beberapa model atom
c. Motivasi : Guru menanyakan pada siswa ” partikel apa saja yang menyusun atom ?”
· Kegiatan Inti
a. Guru menyampaikan tujuan yang ingin dicapai.
b. Melalui diskusi kelas , guru membimbing siswa menentukan partikel dasar atom yang meliputi jumlah proton, elektron dan netron
c. Melalui diskusi kelas , guru membimbing siswa untuk menentukan konfigurasi eletron dan elektron valensi serta dapat menyimpulkan hubungan konfigurasi elektron dengan letaknya dalan Sistem Periodik Unsur.
d. Guru memberikan beberapa lambang unsur , siswa diminta untuk menggolongkannya ke dalam isotop, isobar dan isoton.
e. Untuk meningkatkan pemahaman siswa, guru memberikan latihan soal.
· Kegiatan penutup
a. Guru menutup pelajaran dengan memberikan penekanan konsep partikel dasar atom, konfigurasi elektron ,elektron valensi dan letak unsur dalam Sistem Periodik Unsur dan mengklasifikasikan unsur kedalam isotop, isobar dan isoton
b. Guru memberikan tugas rumah
IX. SUMBER BELAJAR
· Buku Kimia
· LKS
· Tabel periodic unsur
X. Penilaian
a. Prosedur penilaian
1) Penilaian kognitif / pemahaman : test tertulis
2) Psikomotor / praktik : pengamatan kerja
3) Afektif : pengamatan sikap
b. Alat penilaian :
1) Penilaian kognitif / pemahaman : uraian
2) Psikomotor / praktik : LKS
3) Afektif : angket/ lembar interview
XI. ALAT PENILAIAN KOGNITIF :
1. Tentukan jumlah proton, elektron dan netron untuk unsur
!
2. Tuliskan konfiguasi eletron dan tentukan letak unsur dari
!
3. Kelompok unsur-unsur berikut ke dalam isotop, isobar dan isoton !
Pedoman Peskoran :
| No. | Jawaban | Skor |
| 1. 2. 3 | 11Na23 maka jumlah proton = 11 Jumlah elektron = 11 Jumlah netron = 23-11 = 12 Kofigurasi elektron 20Ca40 : 2 8 8 2 Elektron valensi Ca = 2 sehingga terletak pada Golongan IIA Jumlah kulit yang terisi elektron ada 5 sehingga terletak pada Periode 5 - Isotop : 11Na23 dengan 11Na24 6C12 dengan 6C14 - Isobar : 6C14 dengan 7N14 - Isoton : : 6C14 dengan 8O16 | 1 1 1 1 1 1 1 1 1 |
| | Jumlah | 9 |
SKOR YANG DIPEROLEH
NILAI = -------------------------------------- X 100
SKOR MAXIMUM
Mengetahui, Mataraman, Agustus 2009
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Mataraman Guru Mata Pelajaran Kimia
H. Hardi Anwar, S.Pd Taufik Ridani S. Gais, S. Pd
NIP. 19580320 198103 1 010 NIP. 19770706 200312 1 005
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
A. Identitas
Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Mataraman
Mata Pelajaran : Kimia
Kelas / semester : X / 1
Standar Kompetensi :
1. Memahami struktur atom, sifat-sifat periodic unsur dan ikatan kimia.
Kompetensi Dasar :
1.1. Memahami struktur atom berdasarkan teori atom Bohr, sifat-sifat unsur , massa atom relatif dan sifat-sifat periodic unsur dalam table periodic serta menyadari keteraturannya , melalui pemahaman konfigurasi elektron.
Indikator :
1. Menganalisa table / grafik untuk menentukan keteraturan jari-jari atom, energi
ionisasi , afinitas elektron dan keelektronegatifan.
Alokasi waktu : 3 x45 menit
B. Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu menentukan keteraturan jari-jari atom, energi ionisasi , afinitas elektron dan keelektronegatifan berdasarkan tabel atau grafik
.
C. Materi Dasar
- Sifat periodic unsur :
Ø Jari-jari atom adalah jarak antara inti atom sampai kulit terluar yang sudah
terisi elektron
Ø Energi ionisasi merupakan besarnya energi yang diperlukan oleh atom
dalam keeadaan gas apabila melepaskan elektron.
Semakin kecil energi ionisasinya semakin mudah melepaskan elektron
Semakin besar energi ionisasinya semakin sulit melepaskan elektron
Ø Afinitas elektron merupakan energi yang menyertai suatu atom berfase gas
jika menangkap sebuah elektron.
Ø Keelektronegatifan merupakan besarnya kemampuan suatuatom untuk
menarik elektron.
Ø Jari-jari atom:
Dalam satu periode dari kiri ke kanan semakin kecil
Dalam satu golongan dari atas ke bawah semakin besar
Ø Energi Ionisasi:
Dalam satu periode dari kiri ke kanan semakin besar
Dalam satu golongan dari atas ke bawah semakin kecil
Ø Afinitas elektron:
Dalam satu periode dari kiri ke kanan semakin besar
Dalam satu golongan dari atas ke bawah semakin kecil
Ø Keelektronegatifan:
Dalam satu periode dari kiri ke kanan semakin besar
Dalam satu golongan dari atas ke bawah semakin kecil
D. Metode Pembelajaran: Diskusi kelompok , diskusi kelas
E. Kegiatan Pembelajaran
Langkah-langkah pembelajaran :
- Kegiatan awal
a. Apersepsi : Guru mengingatkan kembali pengertian periode dan golongan dalam table periodic unsur.
b. Motivasi : Guru menanyakan pada siswa, “apa yang dimaksud sifat periodic unsur ?
- Kegiatan Inti
Ø Guru menyampaikan tujuan yang ingin dicapai
Ø Selanjutnya , guru memberi kesempatan pada siswa untuk mengkaji literature tentang sifat periodik unsur.
Ø Dengan bantuan LKS secara berkelompok siswa menentukan keteraturan jari-jari, energi ionisasi , afinitas elektron dan keelektronegatifan dalam satu periode dan satu golongan
Ø Presentasi hasil kerja kelompok
- Kegiatan penutup :
Ø Guru menutup pelajaran dengan memberikan penekanan konsep keteraturan jari-jari, energi ionisasi , afinitas elektron dan keelektronegatifan dalam satu periode dan satu golongan
F. Sumber Belajar
- Buku Kimia
- LKS
- 3.Table / grafik sifat perioduk unsur
G. Penilaian
a. Prosedur penilaian :
1. Penilaian kognitif / pemahaman : test tertulis
2. Psikomotor / praktik : pengamatan kerja
3. Afektif : pengamatan sikap
b. Alat penilaian :
1. Penilaian kognitif / pemahaman : uraian
2. Psikomotor / praktik : LKS ( terlampir )
3. Afektif : angket/ lembar interview ( terlampir)
Alat Penilaian kognitif :
1. Bagaimana keteraturan keteraturan jari-jari, energi ionisasi , afinitas elektron dan keelektronegatifan dalam satu periode dan dalam satu golongan.
2. Diketahui 11Na , 13Al , 17Cl , mana yang mempunyai jari-jari atom terbesar ?
Pedoman Peskoran :
| NO. | JAWABAN | SKOR |
| 1 2 | *Jari-jari atom: Dalam satu periode dari kiri ke kanan semakin kecil Dalam satu golongan dari atas ke bawah semakin besar *Energi Ionisasi: Dalam satu periode dari kiri ke kanan semakin besar Dalam satu golongan dari atas ke bawah semakin kecil *Afinitas elektron: Dalam satu periode dari kiri ke kanan semakin besar Dalam satu golongan dari atas ke bawah semakin kecil *Keelektronegatifan: Dalam satu periode dari kiri ke kanan semakin besar Dalam satu golongan dari atas ke bawah semakin kecil Konfigurasi elektron dari 11Na : 2 8 1 13Al : 2 8 3 17Cl : 2 8 7 Jumlah kulit sama tetapi elektron valensi semakin besar sehingga jumlah proton semakin banyak, maka jari-jari semakin kecil | 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 |
| | JUMLAH | 13 |
SKOR YANG DIPEROLEH
NILAI = -------------------------------------- X 100
SKOR MAXIMUM
Mengetahui, Mataraman, Agustus 2009
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Mataraman Guru Mata Pelajaran Kimia
H. Hardi Anwar, S.Pd Taufik Ridani S. Gais, S. Pd
NIP. 19580320 198103 1 010 NIP. 19770706 200312 1 005
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
A. Identitas
Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Mataraman
Mata Pelajaran : Kimia
Kelas / semester : X / 1
Standar Kompetensi :
1. Memahami struktur atom, sifat-sifat periodic unsur dan ikatan kimia.
Kompetensi Dasar :
1.2 Membandingkan proses pembentukan ikatan ion, ikatan kovalen, ikatan kovalen koordinasi dan ikatan logam serta hubungannya dengan sifat fisik senyawa yang terbentuk.
Indikator :
1. Menjelaskan kecenderungan suatu unsur untuk mencapai kestabilannya.
2. Menggambarkan struktur elektron valensi atom gas mulia ( duplet dan oktet.) dan bukan gas mulia.
3. Menjelaskan terbentuknya ikatan ion.
4. Menjelaskan terbentuknya ikatan kovalen tunggal, rangkap dua , rangkap tiga dan ikatan kovaen koordinasi.
5. Menjelaskan sifat-sifat senyawa ion dan senyawa kovalen.
Alokasi waktu : 3 x45’
B. Tujuan Pembelajaran :
Siswa mampu menjelaskan perkembangan. kecenderungan suatu unsur untuk mencapai kestabilannya dan menggambarkan struktur elektron valensi atom gas mulia ( duplet dan oktet.) dan bukan gas mulia serta dapat menjelaskan terbentuknya ikatan ion dan kovalen beserta sifatnya.
C. Materi Dasar
- Kestabilan unsur
Setiap unsur mempunyai kecenderungan suatu unsur untuk mencapai kestabilannya atom gas mulia dengan cara :
Ø melepaskan elektron
Ø menerima elektron
Ø penggunaan bersama pasangan elektron
- Ikatan ion adalah ikatan yang terjadi karena gaya tarik elektrostatis antara ion positif dan negatif. Ikatan ion terjadi pada unsur logam dan unsur non logam
- Ikatan kovalen adalah ikatan kimia yang terjadi karena penggunaan bersama pasangan elektron. Ikatan kovalen terjadi pada unsur non logam dan unsur non logam
D. Metode : Diskusi kelompok , diskusi kelas
E. Kegiatan Pembelajaran
Langkah- langkah pembelajaran:
- Kegiatan awal
a. Apersepsi : Guru mengingatkan kembali tentang konfigurasi elektron dan elektron
valensi.
b. Motivasi : Guru menanyakan pada siswa, “ bagaimana cara atom 11 Na mencapai kestabilan ?”.
- Kegiatan Inti
a. Guru menyampaikan tujuan yang ingin dicapai.
b. Guru menberikan kesempatan pada siswa untuk mengkaji kecenderungan suatu unsur untuk mencapai kestabilannya atom gas mulia
c. Dengan bantuan LKS siswa dapat menentukan unsur yang dapat melepas elektron dan unsur yang dapat menerima elektron
d. Melalui contoh soal , guru membimbing siswa untuk menjelaskan proses terbentuknya ikatan ion dan ikatan kovalen beserta sifatnya.
e. Guru memberi latihan soal untuk meningkatkan permahaman siswa
· Kegiatan penutup
Ø Guru menutup pelajaran dengan memberikan tugas individu.
F. Sumber Belajar
1. Buku Kimia
2.LKS
G. Penilaian
a. Prosedur penilaian :
1. Penilaian kognitif / pemahaman : test tertulis
2. Psikomotor / praktik : pengamatan kerja
3. Afektif : pengamatan sikap
b. Alat penilaian :
1. Penilaian kognitif / pemahaman : uraian
2. Psikomotor / praktik : LKS
3. Afektif : angket/ lembar interview
Alat Penilaian kognitif :
1. Berapa elektron yang dapat diterima atau dilepas untuk unsur berikut ?
1. 11Na
2. 17Cl
3. 20Ca
2. Gambar struktur elektron valensi dari :
1. 9F
2. 14Si
3. 15P
4. 16S
5. 35Br
3. Tuliskan rumus kimia yang terbentuk dari unsur :
1. 12 Mg dengan 9F
2. 13Al dengan 16S
4. Tentukan jenis ikatan yang terjadi pada molekul :
1. NH3
2. MgCl2
3. O2
4. CH4
Pedoman Penskoran
| No. | Jawaban | Skor |
| 1 2 3 4 | a. Na (2, 8, 1) à melepas 1 elektron ® Na+ b. Cl (2, 8, 7) à menerima 1 elektron ® Cl – c. Ca (2, 8, 8, 2) à melepas 2 elektron ® Ca2+ .. a. F (2, 7) ® : F. .. . b. Si (2, 8, 4) ® . Si . atau : Si : atau . Si : . c. P (2, 8, 5) ® P atau P d. S (2, 8, 6) ® S e. Br (2, 8, 18, 7) ® Br a. Mg à Mg 2+ + 2e ---------- x 1 F + 1e à F - ---------- x 2 Mg à Mg 2+ + 2e 2F + 2e à 2F - Mg + 2F à Mg2+ + 2F - à MgF2 b. Al à Al3+ + 3e ---------- x 2 S + 2e à S -2 ---------- x 3 2Al à 2 Al +3 + 6e 3S + 6e à 3S -2 2Al + 3S à 2Al +3 + 3S -2 à Al2S3 a. NH3 ------ N (2, 5) H (1) ---- N + 3 ( H) à H N H N b. MgCl2 ------ Mg (2, 8, 2) à Mg 2+ + 2e ---------- x 1 Cl (2, 7) + 1e à Cl - (2, 8) ---------- x 2 Mg à Mg 2+ + 2e 2Cl + 2e à 2Cl - Mg + 2Cl à Mg2+ + 2Cl - à MgCl2 c. O2 -------- O (2, 6) ------ O + O à O O à O2 H d. CH4 ----- C (2, 4) H (1) ------- H C H H | 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 1 1 1 1 1 2 2 |
| | Jumlah Skor Total | 29 |
Nilai = Jumlah perolehan skor X 100
Skor total
Mengetahui, Mataraman, Agustus 2009
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Mataraman Guru Mata Pelajaran Kimia
H. Hardi Anwar, S.Pd Taufik Ridani S. Gais, S. Pd
NIP. 19580320 198103 1 010 NIP. 19770706 200312 1 005
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
A. Identitas
Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Mataraman
Mata Pelajaran : Kimia
Kelas / semester : X / 1
Standar Kompetensi :
1. Memahami struktur atom, sifat-sifat periodic unsur dan ikatan kimia.
Kompetensi Dasar :
Membandingkan proses pembentukan ikatan ion, ikatan kovalen, ikatan kovalen koordinasi dan ikatan logam serta hubungannya dengan sifat fisik senyawa yang terbentuk.
Indikator :
1. Menjelaskan proses terbentuknya ikatan kovalen koordinasi pada beberapa senyawa.
2. Menyelidiki kepolaran beberapa senyawa dan hubungannya dengan keelektronegatifan melalui percobaan.
3. Mendiskripsikan pembentukan ikatan logam dan hubungannya sifat fisik logam.
4. Menhubungkan sifat fisik materi dengan jenis ikatan.
Alokasi waktu : 3 x45 menit
B. Tujuan Pembelajaran :
Siswa menjelaskan terbentuknya ikatan kovaen koordinasi, menyelidiki kepolaran senyawa, mendiskripsikan pembentukan ikatan logam dan menghubungkan sifat materi dengan jenis ikatan .
C. Materi Dasar
· Ikatan kovalen koordinasi adalah ikatan kovalen dimana pasangan elektron yang
· digunakan bersama berasal dari dua atom yang berikatan
· Kepolaran senyawa ditentukan oleh sifat keelektronegatifan.
· katan logam terbentuk akibat interaksi elektron valensi dalam atom-atom logam .
D. Metode Pembelajaran : Diskusi kelompok , diskusi kelas
E. Kegiatan Pembelajaran
Langkah-langkah Pembelajaran
· Kegiatan awal
a. Apersepsi : Guru mengingatkan kembali tentang proses terbentuknya ikatan kovalen.
b. Motivasi : Guru menanyakan pada siswa , ”bagaimana proses terbentuknya ikatan kovalen koordinasi ? ” .
· Kegiatan Inti
Ø Guru mrnyampaikan tujuan yang ingin dicapai.
Ø Guru menberikan kesempatan pada siswa untuk mengkaji kovalen rangkap tiga dan ikatan kovalen koordinasi, ikatan logam ,kepolaran senyawa dan hubungan sifat materi dengan jenis ikatan.
Ø Dalam diskusi kelas , guru membimbing siswa untuk menjelaskanikatan kovaen koordinasi, ikatan logam serta hubungan sifat materidengan jenis ikatan.
Ø Secara berkelompok siswa menyelidiki kepolaran beberapa senyawa.
· Kegiatan penutup :
Ø Guru menutup pelajaran dengan memberikan tugas individu.
F. Sumber Belajar
1. Buku Kimia
2. LKS
G. Penilaian
a. Prosedur penilaian :
1. Penilaian kognitif / pemahaman : test tertulis
2. Psikomotor / praktik : pengamatan kerja
3. Afektif : pengamatan sikap
b. Alat penilaian :
1. Penilaian kognitif / pemahaman : uraian
2. Psikomotor / praktik : LKS
3. Afektif : angket/ lembar interview
Alat Penilaian kognitif :
1. Tentukan jenis ikatan yang terjadi pada molekul :
a. NH3
b. MgCl2
c. O2
d. CH4
2. Tunjukkan adanya ikatan kovalen koordinasi pada senyawa :
a. O3
b. SO3
3. Jelaskan bagaimana hubungan kepolaran senyawa dengan keelektronegatifan.
Pedoman Peskoran :
| No | Jawaban | Skor |
| 1 2 3 | a. NH3 à ikatan kovalen b. MgCl2 à ikatan ion c. O2 à ikatan kovalen d. CH4 à ikatan kovalen a. O3 à O O O b. SO3 à O S O O Makin besar harga keelektronegatipan unsur penyusun senyawa makin besar tingkat kepolaran senyawa | 1 1 1 1 2 2 2 |
| | Jumlah | 10 |
Mengetahui, Mataraman, Agustus 2009
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Mataraman Guru Mata Pelajaran Kimia
H. Hardi Anwar, S.Pd Taufik Ridani S. Gais, S. Pd
NIP. 19580320 198103 1 010 NIP. 19770706 200312 1 005
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
A. Identitas
Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Mataraman
Mata Pelajaran : Kimia
Kelas / semester : X / 1
Standar Kompetensi :
2. Memahami hukum-.hukum dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan
kimia ( stoikiometri )
Kompetensi Dasar :
2.1.Mendiskripsikan tata nama senyawa anorganik dan organik sederhana serta
persamaan reaksi.
Indikator :
1. Menuliskan tata nama senyawa biner
Alokasi waktu : 3 x 45 menit
B. Tujuan Pembelajaran :
Siswa dapat menuliskan tata nama senyawa biner.
C. Materi Dasar
· Tata nama senyawa biner antara unsur logam dengan non logam : menyebutkan nama unsur logam + nama unsur non logam + akhiran ida
· Tata nama senyawa biner unsur non logam dengan non logam : menyebutkan awalan ( 1= mono, 2=di, 3= tri, dst) + nama unsur nonlogam I + awalan ( 1= mono, 2=di, 3= tri, dst) + nama unsur non logam II + akhiran ida
D. Metode Pembelajaran : Diskusi kelompok , diskusi kelas, studi pustaka
E. Kegiatan Pembelajaran
Langkah-langkah pembelajaran :
· Kegiatan awal
a. Apersepsi : Guru mengingatkan kembali tentang nama unsur dan lambangnya.
b. Motivasi : Guru menanyakan pada siswa,” bagaimana memberi nama suatu senyawa ?”.
· Kegiatan Inti
a. Guru mrnyampaikan tujuan yang ingin dicapai.
b. Guru menberikan kesempatan pada siswa untuk mengkaji literatur tentang tata nama senyawa biner.
c. Guru membagi siswa dalam kelompok.
d. Guru mengadakan bimbingan kelompok agar dapat memberi nama senyawa biner
e. Presentasi hasil kerja kelompok.
f. Untuk meningkatkan pemahaman siswa guru memberikan latihan soal.
· Kegiatan penutup :
Ø Guru menutup pelajaran dengan memberikan tugas individu.
F. Sumber Belajar
a. Buku Kimia
b. Table periodic unsur
G. Penilaian
a. Prosedur penilaian :
1. Penilaian kognitif / pemahaman : test tertulis
2. Psikomotor / praktik : pengamatan kerja
3. Afektif : pengamatan sikap
b. Alat penilaian :
1. Penilaian kognitif / pemahaman : uraian
2. Psikomotor / praktik : LKS
3. Afektif : angket/ lembar interview
Alat Penilaian kognitif :
Berilah nama senyawa berikut !
a. AlCl3
b. CaO
c. H2O
d. CO2
e. Fe2O3
Pedoman penskoran :
| No. | Jawaban | Skor |
| a. b. c. d. e. | AlCl3 = aluminium klorida CaO = kalsium oksida H2O = dihirogen oksida ( air ) CO2 = karbondioksida Fe2O3 = besi (III) oksida | 2 2 2 2 2 |
| | Jumlah | 10 |
SKOR YANG DIPEROLEH
NILAI = -------------------------------------- X 100
SKOR MAXIMUM
Mengetahui, Mataraman, Agustus 2009
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Mataraman Guru Mata Pelajaran Kimia
H. Hardi Anwar, S.Pd Taufik Ridani S. Gais, S. Pd
NIP. 19580320 198103 1 010 NIP. 19770706 200312 1 005
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
A. Identitas
Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Mataraman
Mata Pelajaran : Kimia
Kelas / semester : X / 1
Standar Kompetensi :
2. Memahami hukum-.hukum dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan kimia (stoikiometri )
Kompetensi Dasar :
2.1 Mendiskripsikan tata nama senyawa anorganik dan organik sederhana serta persamaan reaksi.
Indikator :
1. Menuliskan tata nama senyawa poliatomik.
2. Menuliskan tata nama senyawa organik sederhana
Alokasi waktu : 3 x 45 menit
B. Tujuan Pembelajaran :
Siswa dapat menuliskan tata nama poliatomik dan anorganik sederhana.
.
C. Materi Dasar
· Tata nama senyawa poliatomik :
Ø menyebutkan nama unusr logam + nama anion poliatomik
Ø menyebutkan nama kation poliatomik + nama anion
D. Metode Pembelajaran: diskusi kelas, studi pustaka
E. Kegiatan Pembelajaran
Langkah-langkah pembelajaran :
· Kegiatan awal
a. Apersepsi : Guru mengingatkan kembali tentang nama unsur dan lambangnya.
b. Motivasi : Guru menanyakan pada siswa,” bagaimana memberi nama suatu senyawa poliatomik?”.
· Kegiatan Inti
Ø Guru mrnyampaikan tujuan yang ingin dicapai.
Ø Guru menberikan kesempatan pada siswa untuk mengkaji literatur tentang tata nama senyawa poliatomik.
Ø Guru mengiformasikan tentang tata nama senyawa organik
Ø Untuk meningkatkan pemahaman siswa guru memberikan latihan soal.
· Kegiatan penutup :
Ø Guru menutup pelajaran dengan memberikan tugas individu.
F. Sumber Belajar
· Buku Kimia
· Table periodic unsur
G. Penilaian :
a. Prosedur penilaian :
1. Penilaian kognitif / pemahaman : test tertulis
2. Psikomotor / praktik : pengamatan kerja
3. Afektif : pengamatan sikap
b. Alat penilaian :
1. Penilaian kognitif / pemahaman : uraian
2. Psikomotor / praktik : LKS
3. Afektif : angket/ lembar interview
Alat Penilaian kognitif :
Berilah nama senyawa berikut !
a. Al2(SO4)3
b. Ca3(PO4)3
c. H2O
d. CO2
e. FeC2O4
Pedoman penskoran :
| No. | Jawaban | Skor |
| a. b. c. d. e. | Al2(SO)4 : Aluminium sulfat Ca3(PO4)2 : Kalsium Posfat H2O : Dihidrogen Oksida CO2 : Karbon Dioksida FeC2O4 : Besi (II) oksalat | 2 2 2 2 2 |
| | Jumlah | 10 |
SKOR YANG DIPEROLEH
NILAI = -------------------------------------- X 100
SKOR MAXIMUM
Mengetahui, Mataraman, Agustus 2009
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Mataraman Guru Mata Pelajaran Kimia
H. Hardi Anwar, S.Pd Taufik Ridani S. Gais, S. Pd
NIP. 19580320 198103 1 010 NIP. 19770706 200312 1 005
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
A. Identitas
Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Mataraman
Mata Pelajaran : Kimia
Kelas / semester : X / 1
Standar Kompetensi :
2. Memahami hukum-.hukum dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan kimia (stoikiometri )
Kompetensi Dasar :
2.2 Mendiskripsikan tata nama senyawa anorganik dan organik sederhana serta persamaan reaksi.
Indikator :
1. Menyetarakan reaksi sederahana dengan memberikan nama zat yang terlibat dan sebaliknya .
Alokasi waktu : 3 x 45 menit
B. Tujuan Pembelajaran :
Siswa dapat menuliskan menuliskan dan menyetarakan persamaan reaksi sederhana.
C. Materi Dasar
Ø Persamaan reaksi terdiri atas reaktan (pereaksi) dan produk (hasil reaksi)
Ø Reaktan adalah zat yang bereaksi dan ditulis di ruas kiri pda persamaan reaksi
Ø Produk adalah zat hasil reaksi dan ditulis disebelah kanan pada persamaan reaksi.
Ø Berdasarkan hukum kekekalan massa bahwa massa zat-zat yang bereaksi dan zat-zat hasil reaksi adalah sama.
Ø Aturan penulisan persamaan reaksi yaitu
a. Reaktan dan produk harus dituliskan dengan rumus kimia
b. Harus memenuhi hukum kekekalan massa ( jumlah atom unsur d i ruas kiri sama dengan jumlah atom unsur di ruas kanan) dengan maenambahkan koefisien
c. Setiap pereaksi maupun hasil reaksi harus disertakan wujud zatnya.
s = padat, l = cairan g = gas , q = larutan.
Ø Koefisien menyatakan jumlah molekul zat
Ø Indeks menyatakan jumlah atom zat
D. Metode Pembelajaran: diskusi kelas, studi pustaka
E. Kegiatan Pembelajaran.
Langkah-langkah pembelajaran :
· Kegiatan awal
a. Salam pembuka, mencek kehadiran siswa
b. Apersepsi : Guru mengingatkan kembali tentang tata nama senyawa
c. Motivasi : Guru memberikan contoh reaksi yang terjadi dalam kehidupan, kemudian menanyakan pada siswa, ”bagaimana cara menuliskan ke dalam persamaan reaksi ? ”
· Kegiatan Inti
a) Guru menyampaikan tujuan yang ingin dicapai.
b) Guru menberikan kesempatan pada siswa untuk mengkaji literatur tentang penulisan persamaan reaksi
c) Dengan menggunakan contoh soal, guru membimbing siswa untuk menuliskan dan menyetarakan persamaan reaksi
d) Untuk meningkatkan pemahaman siswa guru memberikan latihan soal
· Kegiatan penutup :
Ø Guru menutup pelajaran dengan memberikan tugas individu.
F. Sumber Belajar
· Buku Kimia
· LKS
G. Penilaian:
a. Prosedur penilaian :
1. Penilaian kognitif / pemahaman : test tertulis
2. Psikomotor / praktik : pengamatan kerja
3. Afektif : pengamatan sikap
b. Alat penilaian :
1. Penilaian kognitif / pemahaman : uraian
2. Psikomotor / praktik : LKS
3. Afektif : angket/ lembar interview
Alat Penilaian kognitif :
1. Tuliskan persamaan reaksi setara dari :
a. perak nitrat dengan asam klorida
b. barium hidroksida dengan ammonium klorida
c. logam magnesium dengan asam sulfat
Pedoman Penskoran :
| No. | Jawaban | Skor |
| a. b. c. | AgNO3 + HCl AgCl + HNO3 | 2 2 2 |
| | Jumlah | 6 |
SKOR YANG DIPEROLEH
NILAI = -------------------------------------- X 100
SKOR MAXIMUM
Mengetahui, Mataraman, Agustus 2009
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Mataraman Guru Mata Pelajaran Kimia
H. Hardi Anwar, S.Pd Taufik Ridani S. Gais, S. Pd
NIP. 19580320 198103 1 010 NIP. 19770706 200312 1 005
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
A. Identitas
Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Mataraman
Mata Pelajaran : Kimia
Kelas / semester : X / 1
Standar Kompetensi :
2. Memahami hukum-.hukum dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan kimia ( stoikiometri )
Kompetensi Dasar :
2.1.Membuktikan dan mengkomunikasikan berlakunya hukum-hukum dasar kimia melalui percobaan serta menerapkn konsep mol dalam menyelesaikan perhitungan kimia.
Indikator :
1. Membuktikan hukum Lavoisier melalui percobaan.
2. Membuktikan hukum Proust melalui percobaan.
Alokasi waktu : 2 x45 menit
B. Tujuan Pembelajaran :
Merancang dan melakukan percobaan untuk membuktikan berlakunya hukum Lavoisier dan Proust.
C. Materi Dasar
a. Hukum Lavoisier ( hukum kekekalan massa ) berbunyi :
”massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah tetap” .
b. Hukum Proust ( hukum perbandingan tetap ) berbunyi :
”perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa
adalah tetap”.
D. Metode Pembelajaran: diskusi kelas, studi pustaka, eksperimen
E. Kegiatan Pembelajaran
Langkah-langkah pembelajaran :
· Kegiatan awal
a. Apersepsi : Guru mengingatkan kembali tentang bunyi hukum kekekalan massa
b. Motivasi : Guru menanyakan pada siswa,” bagaimana cara membuktikan hukum Lavoisier ?”.
· Kegiatan Inti
a. Guru mrnyampaikan tujuan yang ingin dicapai.
b. Guru menberikan kesempatan pada siswa untuk mengkaji literatur tentang Hukum Lavoisier ( hukum kekekalan massa ) dan hukum Proust ( Hukum Perbandingan Tetap)
c. Guru memberikan kesempatan pada tiap kelompok untuk merancang dan melakukan percoban untuk membuktikan berlakunya hukum Lavoisier dan Proust.
d. Presentasi tiap kelompok.
· Kegiatan penutup :
Ø Guru menutup pelajaran dengan memberikan tugas individu.
F. Sumber Belajar
1. Buku Kimia
2. Alat : necara, erlenmeyer, sumbat karet, tabung reaksi kecil, tali
3. Bahan : Larutan KI dan Pb(NO3)2
4. LKS
G. Penilaian
a. Prosedur penilaian :
1. Penilaian kognitif / pemahaman : test tertulis
2. Psikomotor / praktik : pengamatan kerja
3. Afektif : pengamatan sikap
b. Alat penilaian :
1. Penilaian kognitif / pemahaman : uraian
2. Psikomotor / praktik : LKS
3. Afektif : angket/ lembar interview
Alat Penilaian kognitif :
1. Tuliskan isi hokum Proust dan hokum Lavoisier !
2. Buktikan berlakunyahukum Proust !
| cuplikan | Massa garam (gr) | Massa Na yang diperoleh | Massa Cl2 yang diperoleh |
| I II | 0,2925 1,755 | 0,150 0,690 | 0,1775 1,065 |
Pedoman Penskoran :
| No | Jawaban | Skor |
| 1 2 | Isi Hukum Proust ” Massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah tetap” Isi Hukum Lavoisier ” Perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa adalah tetap ” Membuktikan Hukum Proust Langkah 1 : Massa Na : massa Cl2 = ( 0.150 : 0.1775 ) ........... x 1000 ( 1500 : 1775 ) ........... : 25 46 : 71 Langkah 2 : Massa Na : massa Cl2 = ( 0.690 : 1.065 ) ........... x 1000 ( 690 : 1065 ) ........... : 15 46 : 71 | 1 1 1 1 1 1 1 1 |
| | Jumlah | 8 |
SKOR YANG DIPEROLEH
NILAI = -------------------------------------- X 100
SKOR MAXIMUM
Mengetahui, Mataraman, Agustus 2009
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Mataraman Guru Mata Pelajaran Kimia
H. Hardi Anwar, S.Pd Taufik Ridani S. Gais, S. Pd
NIP. 19580320 198103 1 010 NIP. 19770706 200312 1 005
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
A. Identitas
Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Mataraman
Mata Pelajaran : Kimia
Kelas / semester : X / 1
Standar Kompetensi :
2. Memahami hukum-.hukum dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan
kimia ( stoikiometri )
Kompetensi Dasar :
2.1.Membuktikan dan mengkomunikasikan berlakunya hukum-hukum dasar
kimia melalui percobaan serta menerapkn konsep mol dalam menyelesaikan
perhitungan kimia.
Indikator :
1. Menganalisa data percobaan untuk membuktikan berlakunya hokum kelipatan perbandiingan ( hukum Dalton).
2. Menggunakan data percobaan unutk membuktikan hukum perbandingan volume ( hukum Gay Lussac)
3. Menggunakan data percobaan unutk membuktikan hukum Avogadro
Alokasi waktu : 2 x45 menit
B. Tujuan Pembelajaran :
Menggunakan data percobaan untuk membuktikan hokum Dalton , hokum perbandingan volume ( hokum Gay Lussac), hokum Gay Lussac dan hokum Avogadro.
C. Materi Dasar
a. Hukum Dalton ( hokum kelipatan perbandingan ) berbunyi : jika dua unsur dapat
membentuk lebih dari satu senyawa , perbandingan massa salah satu unsur pada tiap senyawa merupakan perbandingan bilangan bulat daan sederhana.
b. Hukum Gay Lussac berbunyi : pada suhu dan takanan yang sama , perbandingan volume gas-gas yang bereaksi dan volume gas hasil reaksi merupakan perbandingfan bilangan vulat dan sederhana.
c. Hukum Avogadro berbunyi : pada suhu dan takanan yang sama , volume gas yang sama memiliki jumlah molekul yang sama pula.
D. Metode Pembelajaran : diskusi kelas, studi pustaka
E. Kegiatan Pembelajaran
Langkah-langkah pembelajaran :
· Kegiatan awal
a. Apersepsi : Guru mengingatkan kembali tentang isi hokum kekekalan massa, hukum Proust dan Lavoisier.
b. Motivasi : guru menanyakan bagaimana membuktikan berlakunya hukum dasar kimia yang lain.
· Kegiatan Inti
a. Guru mrnyampaikan tujuan yang ingin dicapai.
b. Guru menberikan kesempatan pada siswa untuk mengkaji literatur tentang Hukum Dalton, GayLussac dan hokum Avogadro.
c. Dengan menggunakan data percobaan , guru membimbing siswa agar dapat membuktikan berlakunya hokum Dalton , hokum perbandingan volume ( hukum Gay Lussac), hukum Gay Lussac dan hukum Avogadro.
d. Untuk meningkatkan pemahaman siswa guru memberiakan latihan soal.
· Kegiatan penutup :
Ø Guru menutup pelajaran dengan memberikan tugas individu.
F. Sumber Belajar
1. Buku Kimia
2. Data-data percobaan
3. LKS
G. Penilaian
a. Prosedur penilaian :
1. Penilaian kognitif / pemahaman : test tertulis
2. Psikomotor / praktik : pengamatan kerja
3. Afektif : pengamatan sikap
b. Alat penilaian :
1. Penilaian kognitif / pemahaman : uraian
2. Psikomotor / praktik : LKS
3. Afektif : angket/ lembar interview
Alat Penilaian kognitif :
1. Senyawa oksida nitrogen mengandung nitrogen dengan komposisi sebagai berikut, senwaya I, II, III dan IV berturut-turut 63,66%, 46,67%, 38,85%, dan 30,44% buktikan bahwa data ini memenuhi hokum Dalton
2. Jumlah partikel yang terdapat dalam 11,2 liter gas nitrogen 3,01x 1023, pada keadaan yang sama berapa jumlah partikel yang terdapat dalam 33,6 liter gas amoniak ?
Pedoman Peskoran :
| No. | Jawaban | Skor |
| 1 2 | Nitrogen Oksigen Perbandingan 63.66 36.34 2 : 1.75 8 : 7 46.67 46.67 1 : 1 8 : 8 Jadi perbandingan atom O pada senyawa I dan II adalah 7 : 8 V1 N1 ---- = ---- V2 N2 11.2 3.01. 1023 ------ = ----------- 26.6 N2 1 3.01 . 1023 ----- = ------------- 2 N2 N2 = 3.01 . 1023 x 3 N2 = 9.03 . 1023 partikel | 2 2 1 1 1 1 1 1 |
| | Jumlah | 10 |
SKOR YANG DIPEROLEH
NILAI = -------------------------------------- X 100
SKOR MAXIMUM
Mengetahui, Mataraman, Agustus 2009
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Mataraman Guru Mata Pelajaran Kimia
H. Hardi Anwar, S.Pd Taufik Ridani S. Gais, S. Pd
NIP. 19580320 198103 1 010 NIP. 19770706 200312 1 005
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
A. Identitas
Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Mataraman
Mata Pelajaran : Kimia
Kelas / semester : X / 1
Standar Kompetensi :
2. Memahami hukum-.hukum dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan
kimia ( stoikiometri )
Kompetensi Dasar :
2.2.Membuktikan dan mengkomunikasikan berlakunya hukum-hukum dasar
kimia melalui percobaan serta menerapkn konsep mol dalam menyelesaikan
perhitungan kimia.
Indikator :
1. Menjelaskan pengertian mol sebagai satuan zat
2. Mengkonversi jumlah mol dengan jumlah partikel, massa dan volume zat
3. Menentukan rumus empiris dan rumus molekul
- Menentukan rumus air kristal
Alokasi waktu : 2 x45 menit
B. Tujuan Pemebelajaran :
1. Siswa dapat menjelaskan pengertian mol sebagai satuan zat
2. Siswa dapat mengkonversi jumlah mol dengan jumlah partikel, massa dan
volume zat
3. Siswa menentukan rumus empiris dan rumus molekul
4. Siswa dapat menentukan rumus air kristal
C. Materi Pembelajaran :
Ø Mol menyatakan banyaknya substansi yang mengandung sejumlah tertentu elemen dasar ( atom, molekul atau partikel lain ) yang sebanding dengan jumlah atom dalam 12 gram isotop karbon- 12
Ø Hubungan mol dengan jumlah partikel :
Mol zat = jumlah partikel / Bilangan Avogadro
Bilangan Avogadro = 6,02.1023
Ø Hubungan jumlah mol dengan massa zat:
Mol zat = massa/ Ar atau Mr
Ø Hubungan mol dengan volume:
PV = nRT( diluar STP )
1mol = 22,4 liter ( STP )
Mol = Volume/22,4 (STP)
Ø Rumus empiris merupakan perbandingan terkecil jumlah atom-atom penyusun senyawa
Ø Rumus molekul menyatakan jumlah atom yang sebenarnya yang menyusun senyawa
Ø Hidrat adalah zat padat yang mengikat beberapa molekul air sebagai bagian dari struktur kristalnya. Air yang terikat tersebut disebut air kristal
D. Metode Pembelajaran : Kooperatif dengan model STAD
E. Kegiatan Pembelajaran
Langkah-langkah Pembelajaran :
· Kegiatan awal (10 menit)
a. Apersepsi : Guru mengingatkan kembali beberapa satuan yang digunakan dalam kehidupan sehar-hari ( lusin, kodi,rim dlll)
b. Motivasi : Guru menanyakan pada siswa “ apa satuan yang digunakan untuk menyatakan jumlah zat
· Kegiatan Inti (105 menit)
a. Guru menyampaikan tujuan yang ingin dicapai
b. Guru menampilkan diagram hubungan antara jumlah mol, dengan jumlah partikel, massa dan volume zat
c. Guru membimbing siswa agar dapat mengkonversi jumlah mol dengan jumlah partikel, volume dan massa zat
d. Selanjutnya siswa dibagi dalam kelompok yang terdiri 4 orang siswa heterogen.
e. Guru memberikan tugas dan masing-masing kelompok mengerjakannya.
f. Kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan tiap anggota kelompok dapat mengerjakannya/ mengetahui jawabannya.
g. Guru memberikan kuis untuk dikerjakan secara individu, dalam mengerjakan tidak boleh saling kerja sama.
· Kegiatan Penutup (10 menit)
a. Guru memberikan penekanan konsep
b. Guru memberikan penugasan terstruktur
F. Sumber Belajar
1. Buku Kimia
2. Data-data percobaan
G. Penilaian :
a. Prosedur penilaian :
1. Penilaian kognitif / pemahaman : test tertulis
2. Psikomotor / praktik : pengamatan kerja
3. Afektif : pengamatan sikap
b. Alat penilaian :
1. Penilaian kognitif / pemahaman : uraian
2. Psikomotor / praktik : -
3. Afektif : angket/ lembar interview
Alat Penilaian kognitif :
1. Berapa massa zat yang terdapat dalam :
a. 1 mol H2SO4
b. 3,0 x 10 20 atom besi
c. 250 ml NaCl 0,1 M
d. 25 liter gas etana bila diukur pada tekanan 3 atm dan suhu 37 0C
2. Diketahui senyawa X terdiri atas 85,69 % karbon dan 14,31% hidrogen.
Jika Ar C= 12 dan H=1 , Mr senyawa 56. Tentukan :
a. rumus empiris
b. rumus molekul
3. Berapa persen massa air kristal dalam hidrat Na2CO3.10H2O ,bila diketahui
Na =23, C =12, O = 16, H =1
Pedoman Peskoran :
| No. | Jawaban | Skor |
| 1 2. 3. | a) Massa 1 mol H2SO4 = mol x Mr = 1 x 98 = 98 gram b) Massa 3,0 x 10 20 atom besi = 3,0 x 10 20/ 6,02x1023 x 56 = 0, 56 gram c) Massa dari 250 ml NaCl 0,1 M = 250 x 0,1 x 58,5 = 1,4625 gram d) Massa dari 25 liter gas etana bila diukur pada tekanan 3 atm dan suhu 37 0C = ( 3x25 ) / 0,082 x 310 = 2,95 gram Perbandingan mol C : H = 85,69/12 : 14,31/1 = 7,14 : 14,21 = 1:2 a. Rumus empiris = (CH2)n b. Rumus molekul = (CH2)n = 56 = ( 12 + 1. 2 )n = 56 n = 4 , jadi RM = C4H8 Persen air =( 10x 18) / 286 =62,93 % | 2 2 2 2 2 2 2 |
| | Jumlah | 14 |
SKOR YANG DIPEROLEH
NILAI = -------------------------------------- X 100%
SKOR MAXIMUM
Mengetahui, Mataraman, Agustus 2009
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Mataraman Guru Mata Pelajaran Kimia
H. Hardi Anwar, S.Pd Taufik Ridani S. Gais, S. Pd
NIP. 19580320 198103 1 010 NIP. 19770706 200312 1 005
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
A. Identitas
Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Mataraman
Mata Pelajaran : Kimia
Kelas / semester : X / 1
Standar Kompetensi :
2. Memahami hukum-.hukum dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan
kimia ( stoikiometri )
Kompetensi Dasar :
2.2.Membuktikan dan mengkomunikasikan berlakunya hukum-hukum dasar
kimia melalui percobaan serta menerapkn konsep mol dalam menyelesaikan
perhitungan kimia.
Indikator :
1. Menentukan kadat zat dalam suatu senyawa
2. Menentukan pereaksi pembatas dalam suatu reaksi
3. Menentukan banyaknya zat pereaksi atau hasil reaksi
Alokasi waktu : 2 x45 menit
B . Tujuan pembelajaran :
· Siswa dapat menentukan kadat zat dalam suatu senyawa
· Siswa dapat menentukan pereaksi pembatas dalam suatu reaksi
· Siswa dapat menentukan banyaknyazat pereaksi atau hasil reaksi
C. Materi Pembelajaran
· Kadar zat dalam campuran merupakan banyaknya komponen zat dalam sejumlah total campurannya.
· Kadar zat dalam campuran biasanya dinyatakan dalam persen ( % )
· Pereaksi pembatas adalah pereaksi yang lebih dahulu habis dalam reaksi .
· Pereaksi pembatas dapat ditentukan dengan mencari perbandingan jumlah mol zat dengan koefisiennya. Yang harganya terkecil zat tersebut menrupakan pereaksi pembatas
D. Metode Pembelajaran : Kooperatif dengan model STAD
E. Kegiatan Pembelajaran
Langkah-langkah pembelajaran :
· Kegiatan awal (10 menit)
a. Apersepsi : Guru mengingatkan kembali tentang diagram hubungan antara jumlah mol, dengan jumlah partikel, massa dan volume zat, guru membimbing siswa agar dapat mengkonversi jumlah mol dengan jumlah partikel, volume dan massa zat
b. Motivasi : Guru menampilkan rumus senyawa teretentu, selanjutnya guru menanyakan pada siswa berapa kadar unsur tertentu pada senyawa tersebut .
· Kegiatan Inti (105 menit)
a. Guru menyampaikan tujuan yang ingin dicapai
b. Dengan menggunakan contoh soal , guru menjelaskan cara menghitung kadar zat dalam campuran, menentukan perekasi pembatas dan menentukan banyaknya pereaksi dan hasil reaksi.
c. Selanjutnya siswa dibagi dalam kelompok yang terdiri 4 orang siswa heterogen.
d. Guru memberikan tugas dan masing-masing kelompok mengerjakannya.
e. Kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan tiap anggota kelompok dapat mengerjakannya/ mengetahui jawabannya.
f. Guru memberikan kuis untuk dikerjakan secara individu, dalam mengerjakan tidak boleh saling kerja sama
· Kegiatan Penutup (10 menit)
Guru memberikan penekanan konsep
Guru memberikan penugasan terstruktur
F. Sumber Belajar
1. Buku Kimia
2. Data-data percobaan
3. LKS
G. Penilaian
a. Prosedur penilaian :
1. Penilaian kognitif / pemahaman : test tertulis
2. Psikomotor / praktik : pengamatan kerja
3. Afektif : pengamatan sikap
b. Alat penilaian :
1. Penilaian kognitif / pemahaman : uraian
2. Psikomotor / praktik : -
3. Afektif : angket/ lembar interview
Alat Penilaian kognitif :
1. Hitunglah kadar C dalam urea ( CO(NH2)2 !
2. Dalam suatu eksperimen, 0,4 mol Fe direaksikan dengan 0,75 HCl dengan persamaan
reaksi :
Fe(s) + 2HCl (aq) → FeCl2(aq) + H2 (g)
a. Tentukan pereaksi pembatas
b. Berapa mol H2 yang terbentuk
c. Berapa mol pereaksi yang tersisa ?
Pedoman Peskoran :
| No. | Jawaban | Skor |
| 1 2. . | Kadar C dalam urea = 12/60 x 100 % = 20 % a. Fe(s) + 2HCl (aq) → FeCl2(aq) + H2 (g) Fe = 0,4 / 1 = 0,4 HCl = 0,75/ 2 = 0,375 , berarti Cl sebagai pereaksi pembatas b. mol H2 = ½ x 0,75 = 0,375 mol c. pereaksi yang tersisa Fe mol Fe yang bereaksi = ½ x 0,75 = 0,375 mol mol Fe yang tersisa = 0,4 – 0,375 = 0,025 mol | 2 2 2 2 |
| | Jumlah | 8 |
SKOR YANG DIPEROLEH
NILAI = -------------------------------------- X 100
SKOR MAXIMUM
Mengetahui, Mataraman, Agustus 2009
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Mataraman Guru Mata Pelajaran Kimia
H. Hardi Anwar, S.Pd Taufik Ridani S. Gais, S. Pd
NIP. 19580320 198103 1 010 NIP. 19770706 200312 1 005